Tatanama Alkana Sesuai IUPAC

materi tatanama alkana sma kelas 11

Senyawa organik banyak ragamnya, oleh sebab itu maka untuk memberikan nama pada senyawa organik kita membutuhkan sistem penamaan yang sistematis. IUPAC, International Union of Pure and Aplied Chemistry atau perhimpunan kimia murni dan terapan internasional memberikan petunjuk dasar untuk memberikan penamaan pada senyawa organik. Nama IUPAC senyawa organik diaplikasikan untuk publikasi ilmiah. Berikut aturan yang diberikan IUPAC untuk memberi penamaan pada alkana.

Nama alkana akan berakhiran dengan -ana. Alkana rantai lurus (yang tidak memiliki cabang) diberinama sesuai dengan jumlah karbon yang terdapat dalam molekul tersebut. Empat nama pertama alkana adalah sebagai berikut,

  1. CH4 = metana , punya 1 atom C
  2. C2H6 = etana, punya 2 atom C
  3. C3H8 = propana, punya 3 atom C
  4. C4H10 = butana, punya 4 atom C

Sedangkan alkana dengan atom karbon berjumlah 5 sampai 20 adalah seperti yang tercamtum dalam tabel dibawah ini.

nama alkana dari c5 sampai c20

Alkana dengan rantai lurus adakalanya diindikasikan dengan awalan n-(dari singkatan normal) untuk membedakan dari rantai bercabang dengan jumlah atom yang sama. Walaupun awalan n- ini kadangkala tidak dibutuhkan. Penggunaannya masih sering dipakai untuk menunjukkan adanya perbedaan sifat yang sangat signifikan diantara isomer rantai lurus dan bercabang.

Cabang atau substituen terbentuk dengan menghilangkan satu hidrogen dari salah satu ujung rantai alkana diberi nama dengan mengganti akhiran -ana dengan -il. Contoh CH4 jika menjadi cabang maka akan kehilangan satu hidrogen menjadi CH3- maka namanya menjadi metil, etil dan propil untuk cabang yang berasal dari etana dan propana, begitu seterusnya.

Terdapat cabang dengan bentuk tertentu yang sudah memiliki nama tersendiri, cabang-cabang dengan bentuk khusus ini bisa dihafalkan namanya.

tatanama cabang khusus alkana isopropil, secbutil,tertbutil, isobutil,

Awalan neo- diberikan untuk alkana dimana pada atom C kedua yang terdapat disalah satu ujung memiliki trisubstitusi (memiliki tiga gugus metil.

tatanama alkana neo, neopentana, neoheptana, neoktana

Berikut aturan yang harus diingat untuk memberikan tatanama pada alkana sesuai aturan IUPAC

  1. Identifikasi rantai utamanya dengan cara menentukan rantai yang paling panjang. Rantai terpanjang ini disebut sebgai rantai induk.
  2. Jika ada percabangan maka identifikasi semua cabang yang ada.
  3. Berikan penomoran pada rantai induk dimulai dari nomor satu di salah satu ujung. Cabang diutamakan mendapat nomor yang paling kecil. Jika dua atau lebih cabang terdapat dalam posisi yang sama maka nomor terkecil diberikan untuk cabang yang namanya muncul terlebih dahulu.
  4. Jika cabang yang sama muncul lebih dari satu kali maka nomor dimana cabang itu tertanam harus ditulis dan selanjutnya diberi awalan di, tri, tetras, dan seterusnya.
  5. Jika terdapat rantai induk dengan panjang yang sama yang sedang berkompetisi untuk dipilih maka ketentuan memilihnya adalah sebagai berikut,

a. rantai induk dengan jumlah cabang terbesar yang harus dipilih
b. rantai induk dengan substituen yang memiliki nomor paling kecil
c. rantai yang memiliki jumlah atom C terbesar pada cabang terkecilnya
d. rantai dengan percabangan paling kecilSiklik hidrokarbon diberi nama dengan awalan siklo- yang diberikan tepat pada penamaan dasarnya.

6. Nama molekul alkana ditulis dengan cabang/substituen yang diurutkan sesuai urutan abjad kemudian diikuti oleh nama rantai induknya. Koma dipakai untuk memisahkan nomor cabang sedangkan tanda penghubung (-) digunakan diantara nomor dan huruf tanpa adanya spasi.

Jika halida (F, Cl, Br, I) menjadi substituen atau cabang pada alkana maka halosubstituen ini memiliki derajat yang sama dengan substituen alkil dalam hal pemberian nomor. Dan pemberian cabang halida ini adalah floro, kloro, bromo, dan iodo.

Agar lebih paham lagi maka perhatikan pemberian tatanama alkana berikut,

Rantai induk harus dipilih yang paling panjang. Untuk struktur dibawah maka rantai terpanjang yang dipilih adalah Nonana (9 atom C) bukan oktana (8 atom C).

cara yang benar memilih cabang terpanjang alkana

Cabang harus diprioritaskan mendapat nomor terkecil. Untuk struktur dibawah maka penomoran atom C dimulai dari kanan bukan dari kiri. Jika dari kiri maka cabang akan jatuh ke nomor 4 dan 7 namun jika dari kanan maka cabang akan bernomor 2 dan 5. Prioritas cabang mendapat nomor paling kecil. Nama senyawa ini adalah 2,5-dimetiloktana

cara memberi nama alkana yang benar

Jika terdapat penomoran yang imbang diantara beberapa cabang (lihat struktur dibawah) dimana baik dari kiri dan kanan maka substituen akan sama sama jatuh dinomor 2 dan 6. Sesuai alfabet maka bromo terlebih dulu ditulis sebelum kloro ( huruf C untuk Cl ) maka penomoran senyawa yang benar yang kita pilih adalah untuk sebelah kanan jadi nama senyawa ini adalah 2-bromo-3-kloroheptana

cara memberikan nama yang benar pada alkana

Perhatikan contoh selanjutnya, jika penomoran dimulai dari kanan maka nomor cabang akan ada di nomor 2,3 dan 6 namun jika dimulai dari kiri maka nomor cabang adalah 2,5, dan 6. Seuai aturan diatas maka cabang atau konstituen sebisa mungkin diberi nomor kecil maka pilihan penomoran yang benar jatuh untuk penomoran dri kanan. Cabang yang ada adalah 2-kloro, 3-metil, dan 6-bromo , penulisan cabang harus sesuai urutan abjad maka nama senyawa ini adalah 6-bromo-2-chloro-3-metilheptana.

cara memberikan nama yang benar pada alkana

Referensi:

https://chem.libretexts.org/Bookshelves/Organic_Chemistry/Supplemental_Modules_(Organic_Chemistry)/Alkanes/Nomenclature_of_Alkanes

http://www.chem.uiuc.edu/GenChemReferences/nomenclature_rules.html

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *