definisi sifat koligatif larutan

Pernakah kalian bertanya kenapa air sirup yang dimasukan ke dalam freezer tidak mudah membeku dibandingkan jika kita menaruh air saja. Atau kalian pernah berfikir kenapa air radiator di dalam mobil yang ada dinegara beriklim dingin tidak membeku? Jawaban dari pertanyaan ini terdapat dalam pembahasan ‘Sifat Koligatif Larutan’. Adanya gula dalam air akan menurunkan titik beku air sirup, begitu juga tambahan etelin glikol dalam air radiator mobil membuat air radiator tidak membeku walau dipakai di musim dingin.

Definisi Sifat Koligatif Larutan
Sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan sifat koligatif larutan itu? Kita bahas dulu ya kata ‘colligative’ diturunkan dari bahasa latin ‘colligatus’ yang artinya ‘terikat bersama’. Terikat bersama ini merujuk pada sifat koligatif yang dipengaruhi oleh konsentrasi zat terlarut dalam larutan.

Sifat koligatif larutan adalah sifat larutan yang hanya di pengaruhi oleh jumlah partikel yang terlarut didalam sejumlah volume tertentu pelarut (dalam hal ini adalah konsentrasi) namun tidak dipengaruhi oleh identitas zat terlarut. Sifat koligatif juga dipengaruhi oleh hal lain yaitu temperatur.

Perhitungan sifat koligatif larutan hanya berlaku untuk ‘larutan ideal’, artinya secara praktis persamaan yang berlaku di dalam kalkulasi sifat koligatif larutan hanya bisa diterapkan pada larutan encer yang dibuat dari zat terlarut tidak mudah menguap dalam pelarut yang mudah menguap contohnya gula dilarutkan dalam air. Akan tetapi sifat koligatif juga dapat diterapkan pada larutan yang dibuat dari zat terlarut mudah menguap dalam pelarut yang juga mudah menguap contohnya alkohol didalam air, namun perhitungannya jauh lebih rumit.

Bagaimana Sifat Koligatif Bekerja?
Jika kita punya pelarut di dalam wadah tertentu kemudian kita tambahkan zat terlarut maka zat terlarut ini akan larut di dalam pelarut dan menempati ruangan didalam pelarut secara merata. Akibatnya kehadiran zat terlarut ini akan mengurangi konsentrasi pelarut per unit volume.

Contoh perhatikan gambar dibawah ini. Sebelah kiri adalah molekul air murni dalam suatu wadah tertentu. Gambar sebelah kanan sudah terdapat gula yang dilarutkan dalam air (bulatan merah). Kehadiran molekul gula didalam air inilah yang mempengaruhi sifat koligatif larutan.

gambar sebelah kiri penampakan molekul air (bola biru) dalam suatu wadah, gambar sebelah kanan penampakan molekul air dan molekul glukosa (bola merah) dalam suatu wadah

Jadi pada larutan encer tidak akan berpengaruh jenis zat apa yang dilarutkan di dalam suatu pelarut namun yang berpengaruh adalah sebarapa banyak zat tersebut di dalam larutan. Contoh Gula jika dilarutkan dalam air hanya akan menghasilkan satu molekul, namun jika garam dapur (NaCl) yang kita larutkan maka NaCl akan terionisasi menjadi dua ion yaitu Na+ dan Cl-, dalam hal ini dihasilkan dua partikel. Banyaknya partikel yang ada dalam larutan inilah yang berpengaruh pada besar kecilnya sifat koligatif larutan.

Apa Saja Sifat Koligatif Larutan
Sifat koligatif larutan digolongkan dalam empat macam yaitu,

  1. Penurunan tekanan uap larutan
  2. Kenaikan titik didih larutan
  3. Penurunan titik beku lakuran
  4. Tekanan osmotik

Referensi:

https://www.thoughtco.com/definition-of-colligative-properties-604410

http://www.eng.uc.edu/~beaucag/Classes/Properties/Collig.pdf