perubahan materi

Artikel sebelumnya menjelaskan tentang ilmu kimia adalah ilmu yang mempelajari tentang materi, sifatnya, perubahan pada materi tersebut, serta energi yang menyertai perubahan tersebut. Pada saat materi mengalami perubahan umumnya juga disertai dengan perubahan energi. Jika panas dilepaskan selama peruahan itu maka perubahannya bersifat eksotermis jika panas malah yang dibutuhkan untuk perubahan tersebut maka perubahannya bersifat endotermis.

Perlu diingat kembali adalah panas adalah aliran energi yang disebabkan karena perbedaan temperatur, sedangkan temperatur adalah ukuran energi kinetik rat-rata molekul yang ada dalam materi, semain cepat molekul ini bergerak maka semakin panas materi tersebut.

Karakteristik yang bisa dipakai untuk membedakan satu subtansi dengan substansi yang lain disebut sebagai ‘sifat materi’ yang dibedakan atas dua macam yaitu sifat fisika dan sifat kimia.

Sifat fisika adalah karakteristik materi yang tidak ada hubungannya dengan perubahan komposisi kimia substansi tersebut sebagai contoh sifat fisika ini adalah,

Densitas
Warna
Kekerasan
Titik didih
Titik lebur
Konduktifitas listrik
dll

Sedangkan perubahan fisika adalah perubahan wujud atau sifat materi yang tidak ada hubungannya dengan komposisi kimia materi tersebut. Perubahan wujud ini bisa meliputi melebur, membeku, penguapan, kondensasi atau sublimasi. Perubahan fisika dapat diamati pada saat lilin meleleh, magnetisasi serta demagnetisasi, merubah wujud solid menjadi bubuk, dan lainnya.

Sifat kimia dapat dikarakteristikan dengan tendensi materi untuk berubah dari satu jenis sifat ke jenis sifat yang lain atau ketidakmampuannya untuk berubah disebut sebagai ‘sifat kimia’ beberapa contoh sifat kimia adalah panas pembakaran, toksisitas, mudah tidaknya terbakar, keasaman, kebasahan, reaktifitas dan lainnya.

Untuk lebih memahami terkait dengan sifat kimia maka kita bisa terlebih dahulu memahami tentang ‘perubahan kimia’ yang dapat didefinisikan dengan perubahan yang menhasilkan materi yang memiliki sifat baru dari materi yang sebelumnya. Contoh perubahan kimia adalah pembentukan karat, hal ini disebabkan karat memiliki sifat yang berbeda dengan besi, oksigen, serta air. Menyalakan kembang api atau proses pematangan buah adalah contoh lain proses perubahan kimia.

Referensi

https://pressbooks.bccampus.ca/chem1114langaracollege/chapter/1-3-physical-and-chemical-properties/