metode pemisahan campuran

Alam menyediakan berbagai macam jenis materi yang bisa kita pelajari. Namun umumnya materi yang ada di alam biasanya terdapat dalam bentuk campuran yang terdiri dari dua atau lebih komponen penyusun. Sebagai contoh saat menyeduh teh, berbagai komponen dari daun teh akan terlarut dalam air pada saat kantong teh kita celupkan ke dalam air panas. Seduhan teh menghasilkan campuran yang bersifat homogen. Tidak semua campuran sifatnya homogen namun ada pula yang heterogen contohnya obat sakit maag dalam bentuk suspensi.

baca disini ‘Kalsifikasi Materi’

Campuran baik yang bersifat homogen atau heterogen dapat kita pisahkan menjadi komponen penyusunnya dengan berbagai metode fisika. Pemilihan teknok pemisahan ini tergantung dari jenis campuran serta sifat kimia dari komponen penyusun campuran tersebut.

Berikut adalah berbagai macam metode pemisahan campuran,

Kristalisasi
Filtrasi
Dekantasi
Sublimasi
Evaporasi
Distilasi
Kromatografi
Sentrifugasi
Pemisahan dengan menggunakan corong pemisah
Pemisahan dengan sifat magnetik
Presipitasi

Yok mari kita diskusikan beberapa metode pemisahan diatas

Pemisahan dengan menggunakan corong pemisah
Metode pemisahan campuran dengan memakai corong pemisah digunakan untuk dua larutan yang berbeda densitasnya dan tidak bercampur satu sama lain. Contoh campuran minyak dan air bisa dipisahkan dengan menggunakan corong pemisah. Perbedaan densitas membuat satu cairan menjadi lebih berat sehingga berada dibawah bagian cairan yang lain. Corong pemisah memiliki kran di salah satu ujungnya, kita tinggal membuka kran ini untuk memisahkan komponen campuran.

Kromatografi
Kromatografi adalah teknik pemisahan campuran untuk memisahkan campuran dalam bentuk liquid dimana didalam kromatografi melibatkan dua fasa yaitu fasa tetap (contohnya padatan resin yang disusun rapat didalam tabung gelas atau kertas kromatografi) dan fasa bergerak bisa berupa gas atau cairan. Fasa bergerak akan membawa campuran yng berwujud liquid untuk melewati fasa tetap. Perbedaan komponen dalam melewati fasa tetap menyebabkan komponen campuran dapat dipisahkan.

Guna memahami teknik kromatografi maka disini akan dijelaskan tentang kromatografi kertas guna memisahkan tinta.

Kromatografi Kertas
Tinta warna yang akan dipisahkan di letakkan pada kertas kromatografi. Biasanya kita membuat satu titik dengan menempelkan sedikit tinta menggunakan tusuk gigi atau jika tinta yang mau dipisahkan dari spidol maka kita bisa membuat satu titik kecil di kertas kromatografi. Ingat tinta yang akan dipisahkan ini adalah campuran heterogen sedangkan kertas kromatografi adalah fasa tetap kromatografi. Fasa bergerak yang kita gunakan disini adalah air. Setelah salah satu ujung kertas kromatografi terkena air (perhatikan gambar dibawah) maka karena efek kapilaritas maka air akan bergerak ke atas kertas. Saat bergerak ini air juga akan membawa tinta kemudian karena perbedaan kecepatan komponen tinta di dalam fasa tetap yaitu kertas kromatografi maka komponen warna tinta pun bisa dipisahkan.

aplikasi dari kromatografi

  • pemisahan warna
  • pemisahan obat yang terlarut dalam darah
  • pemisahan berbagai senyawa dalam buah-buahan

Sentrifugasi
Adakalanya partikel padatan yang terdapat didalam larutan memiliki ukuran yang sangat kecil dan tersebar merata di dalam cairan sehingga tidak memungkinkan kita melakukan pemisahan dengan cara penyaringan. Campuran seperti ini dapat dipisahkan dengan teknik sentrifugasi. Teknik sentrifugasi memanfaatkan gaya sentrifugal yang dihasilkan oleh mesin ‘centrifuge’. Pada alat ini terdapat rotor yang bisa berputar dan pada rotor ini terdapat tempat untuk menempatkan tabung. Mesin centrifuge diisi dengan tabung yang berisi campuran liquid dengan volume yang sama. Rotor pun berputar sehingga tabung akan berputar dengan kecepatan tertentu pada posisi horisontal. Disebabkan gaya sentrifugal maka padatan ini akan terlempar ke bagian bawah tabung. Sentrifugasi tergantung dari ukuran partikel, densitas partikel, kekentalan medium, dan kecepatan rotasi mesin centrifuge. Pada dasarnya partikel dengan ukuran yang lebih berat akan terlempar paling jauh dibawah dasar tabung.

aplikasi sentrifugasi

  • analisis darah dan urin di rumah sakit
  • pemisahan produk olahan susu untuk memisahkan butter dan cream
  • dipakai dalam mesin cuci untuk memisahkan air dari pakaian basah

Distilasi
Distiasi dipakai untuk pemisahan campuran dengan memanfaatkan perbedaan titik didih komponen penyusun campuran. Keberhasilan distilasi terletak pada perbedaan titik didih yang cukup besar dan komponen tidak mengalami degradasi selama dilakukan pemanasan. Campuran yang akan dipisahkan dipanaskan hingga mencapai titik didih salah satu komponen, salah satu komponen tersebut akan menjadi uap dan uap ini setelah melalui proses pendinginan akan terkondensasi menjadi liquid kembali.

Aplikasi distilasi

  • memisahkan alkohol dan air
  • memisahkan aseton dan air
  • pemisahan minyak bumi

Evaporasi
Evaporasi adalah teknik pemisahan campuran homogen dimana didalam campuran homogen ini terdapat lebih dari satu zat yang terlarut. Metode ini akan memisahkan pelarutnya dan hasil akhir adalah komponen terlarutnya dalam bentuk padatan. Teknik ini cocok diterapkan untuk memisahkan antara zat terlarut dnegan pelarutnya.

Aplikasi

  • memisahkan garam dari air laut

Filtrasi
Filtrasi adalah teknik pemisahan campuran dengan melewatkan campuran pada suatu membran yang memiliki ukuran pori-pori tertentu. Komponen campuran yang memiliki ukuran lebih besar dari pori-pori membran tidak dapat melewati membran sehingga dapat dipisahkan dengan komponen yang lain. Filtrasi dilaboratorium biasa dipakai kertas saring. Kertas saring memiliki ukuran pori-pori tertentu dan digunakan untuk berbagai keperluan. Kertas saring biasa dapat menyaring campuran seperti tanah, atau seduhan kopi dan kertas saring dengan ukuran pori-pori kurang dari 1 mikron dapat menyaring sel bakteri atau protozoa.

aplikasi

  • memisahkan mikroplastik dari air laut

Referensi:

  1. https://courses.lumenlearning.com/cheminter/chapter/methods-for-separating-mixtures/
  2. https://amrita.olabs.edu.in/?brch=2&cnt=1&sim=96&sub=73