pengenalan alat laboratorium

Pelajaran Kimia memang tidak jauh-jauh dari praktikum yang dilakukan di laboratorium kimia. Nah supaya kalian bisa bekerja dengan baik di laboratorium maka ada baiknya kita mengenali peralatan laboratorium yang sering dipergunakan di lab.

Alat pengukur massa
Untuk mengukur massa kita bisa menggunakan neraca. Neraca yang dipergunakan di lab saat ini banyak yang menggunakan neraca digital, namun ada pula laboratorium yang masih menyediakan neraca manual. Berikut gambar alat ukur massa.

Timbangan digital yang biasa dipakai di laboratorium

Gelas arloji
Gelas arloji terbuat dari kaca dengan bentuk melengkung kebagian tengahnya, alat ini bisa dipakai untuk menimbang bahan kimia. Letakkan gelas arloji diatas tatakan timbangan, kemudian hitung massanya. Nol kan neraca baru timbang bahan dengan meletakkan bahan kimia diatas kaca arloji.

gelas arloji, gunakan alat ini untuk menimbang bahan padat.

Spatula Kaca
Spatula bisa dipakai untuk mengaduk pada saat kalian membuat larutan, bagian ujung yang lain yang terdapat bulatan ceper dipakai untuk mengambil bahan saat menimbang.

Spatula kaca dipakai untuk mengambil bahan kimia (ujung yang atas) atau mengaduk saat membuat larutan atau mencampur cairan (ujung bawah)

Alat ukur volume cairan
Terdapat banyak alat yang bisa dipakai untuk mengukur cairan diantaranya beaker glass (gelas kimia), gelas ukur, labu ukur, dan pipet.

Gelas kimia atau beaker glass walaupun alat ini memiliki skala pengukuran akan tetapi tidak disarankan untuk dipakai mengukur volume cairan. Gelas kimia biasa dipakai sepakai alat penyimpan cairan, atau mengambil cairan dengan volume tertentu namun tidak memerlukan ketelitian.

gelas kimia atau beaker glass

Gelas ukur, bisa dipakai untuk mengambil volume cairan dengan cukup teliti. Kalian bisa mengambil carian dengan volume tertentu menggunakan gelas ukur berukuran 5 mL, 10 mL, atau ukuran lainnya.

gelas ukur dengan berbagai ukuran volume

Labu ukur, labu ukur memiliki volume tertentu misalnya 50 mL, 100 mL, 250 mL dan lainnya. Anda bisa menggunakan labu ukur untuk membuat larutan dengan volume tertentu atau untuk pengenceran larutan diisarankan kalian menggunakan labu ukur.

labu ukur dengan berbagai macam ukuran volume

Pipet memiliki banyak jenis. Terdapat pipet biasa dengan bagian atas terdapat alat penghisap yang dipakai untuk mengambil larutan yang tidak memerlukan ketelitian. Namun jika ingin mengambil cairan dengan volume tertentu dan sangat teliti maka kalian bisa menggunakan pipet ukur.

berbagai macam ukuran pipet

Buret, alat ini biasanya dipakai pada saat kita melakukan titrasi. Buret memiliki kran penutup yang bisa diputar sehingga cairan bisa keluar dengan adanya gaya gravitasi sedangkan ujung yang lain terbuka untuk memasukan cairan.

gambar buret untuk keperluan titrasi

Erlenmeyer, alat ini biasa dipakai dalam titrasi. Ujung buret mengecil sedemikian rupa dan sebaliknya ujung bawahnya melebar. Larutan yang akan dititrasi diletakkan di dalam erlenmeyer. Karena memiliki mulut yang kecil maka larutan tidak mudah tumpah saat kita menggerakkan erlenmeyer,

erlenmeyer

Alat Pembakar
Alat pembakar sederhana bisa dipakai pembakar spiritus yang berbahan bakar spiritus, sedangkan pembakar lainnya adalah pembakar bunsen dengan bahan bakar LPG.

pembakar spiritus, untuk mematikan pembakar ini tinggal tutup bara api dengan penurup pembakarnya
pembakar bunsen

Alat Pengukur Suhu
Pengukur suhu yang biasa digunakan adalah termometer dengan skala celcius atau kelvin.