cara membuat larutan standar yang benar

Larutan standar dibedakan menjadi dua macam yaitu :

1. Larutan standar primer
2. Larutan standar sekunder

Larutan standar primer
Larutan standar primer adalah larutan standar yang diperoleh dengan cara menimbang secara akurat zat yang memiliki kemurnian tinggi. Sebagai contoh larutan standar asam bisa dibuat dengan cara menimbang kalium hidrogen ftalat KHC8H4O4 disingkat KHP, kalium hidrogen iodat KH(IO3)2, atau asam sulfanamat HSO3NH2. Sedangkan untuk larutan standar basa bisa dipakai Na2CO3 atau tris(hidroksimetil) aminometana (CH2OH2)3CNH2 disingkat TRIS atau THAM.

Tidak banyak zat yang bisa dipakai sebagai standar primer disebabkan subtansi yang bisa dijadikan standar primer harus memenuhi kriteria sebagai berikut :

1. zat tersebut harus memiliki kemurnian tinggi, artinya jumlah pengotor dalam subtansi tersebut tidak boleh lebih dari 0,01 sampai 0,02 %.

2. Zat tersebut harus stabil, artinya tidak mengalami degradasi selama pengeringan atau pemanasan dan tidak bersifat higroskopis.

3. Zat tersebut memiliki berat ekuivalen tinggi artinya dengan berat ekuvalen yang tinggi maka kita dapat meminimalisasi galat yang terjadi pada saat penimbangan.

4. Tidak beracun

5. Mudah di dapat dan harganya murah

Beberapa contoh senyawaan kimia lain yang bisa dipakai sebagai larutan standar adalah:
Arsen trioksida yang dipakai untuk membuat larutan Natrium arsenit guna menstandarisasi larutan natrium periodat
Asam benzoat untuk menstandarisasi larutan basa (tanpa pelarut air) seperti natrium ethanoat, TBAH, atau alkali metanolat dalam larutan methanol, isopropanol, atau DMF.
Kalium bromat untuk menstandarisasi larutan natrium tiosulfat
Natrium klorida untuk menstandarisasi larutan perak nitrat
Bubuk seng yang di larutkan dalam asam klorida guna menstandarisasi larutan EDTA

 

Larutan standar sekunder
Kita bisa menstadnarisasi larutan NaOH yang telah kita buat dengan larutan standar primer kalium hidrogen ftalat KHC8H4O4 (KHP) sehingga kita bisa mengetahui secara pasti berapa konsentrasi NaOH yang sesungguhnya. Larutan NaOH ini selanjutnya bisa kita pakai untuk mentitrasi analit asam yang lainnya.

Larutan standar yang di peroleh dengan cara menstandarisasi dengan larutan standar primer disebut sebagai larutan standar sekunder.

Berikut metode yang benar untuk membuat larutan standar primer
cara membuat larutan standar yang benar

A. Timbang senyawa yang akan dibuat sebagai larutan standar primer. Anda bisa menimbangnya dengan menggunakan gelas arloji atau langsung dengan menggunakan beaker.

B. Larutkan dengan sedikit air hingga terlarut semua.

C. Pindahkan larutan ke dalam labu ukur dengan ukuran yang sesuai. Jangan lupa bilas beaker dengan akuades dan masukan air bilasan ini ke dalam labu ukur.

D. tambahkan akuades hingga garis volume labu ukur.

E. Kocok labu ukur hingga terbentuk larutan yang sempurna